animasi-bergerak-kesehatan-0031

Selasa, 29 Januari 2019

Antihistamin

                             Antihistamin

Antihistamin adalah kelompok obat-obatan yang digunakan untuk mengobati reaksi alergi, seperti rinitis alergi, reaksi alergi akibat sengatan serangga, reaksi alergi makanan, urtikaria atau biduran. Tidak hanya alergi, antihistamin juga kerap digunakan untuk mengatasi gejala mual atau muntah yang biasanya diakibatkan oleh mabuk kendaraan.
Antihistamin bekerja dengan cara memblokir zat histamin yang diproduksi tubuh. Zat histamin, pada dasarnya berfungsi melawan virus atau bakteri yang masuk ke tubuh. Ketika histamin melakukan perlawanan, tubuh akan mengalami peradangan. Namun pada orang yang mengalami alergi, kinerja histamin menjadi kacau karena zat kimia ini tidak lagi bisa membedakan objek yang berbahaya dan objek yang tidak berbahaya bagi tubuh, misalnya debu, bulu binatang, atau makanan. Alhasil, tubuh tetap mengalami peradangan atau reaksi alergi ketika objek tidak berbahaya itu masuk ke tubuh.
Ada dua jenis antihistamin, yaitu antihistamin generasi pertama dan generasi kedua. Antihistamin generasi pertama lebih menyebabkan rasa kantuk dibandingkan dengan generasi kedua.
Obat-obat antihistamin generasi pertama adalah:
  • Chlorpheniramine
  • Cyproheptadine
  • Hydroxyzine
  • Ketotifen
  • Promethazine
Sedangkan obat-obat antihistamin generasi kedua adalah:
  • Desloratadine
  • Fexofenadine
  • Levocetirizine
  • Cetirizine
  • Loratadine.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sejarah farmasi

                            Sejarah farmasi Kata Farmasi berasal dari kata  Pharmacon  yang merupakan bahasa Yunani yang berarti  ra...